Sabtu, 20 Mei 2023

Cerpen"BELENGGU ADAT"

 "BELENGGU ADAT"




Di sebuah desa kecil yang terletak di pedalaman, hiduplah seorang gadis bernama Sinta. Desa itu dikenal karena memegang teguh adat dan tradisi mereka. Meskipun Sinta adalah gadis yang penuh semangat dan ingin menjelajahi dunia luar, dia terjebak dalam belenggu adat yang kuat.


Sinta adalah anak tunggal dari keluarga yang sangat konservatif. Ayahnya, Bambang, adalah kepala desa yang menganggap adat sebagai segalanya. Ia percaya bahwa mematuhi tradisi mereka adalah kunci keberhasilan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, Sinta dibesarkan dalam keterbatasan, terikat oleh aturan yang ketat.


Hampir setiap aspek kehidupan Sinta dikendalikan oleh adat. Ia tidak diizinkan untuk belajar di luar desa, bepergian, atau mengejar cita-citanya sendiri. Ia hanya diperbolehkan melakukan apa yang dianggap pantas bagi seorang gadis desa: membantu ibu di rumah, belajar membuat kain tradisional, dan menunggu pernikahan yang telah diatur oleh orang tua.


Meskipun Sinta merasa terjebak dalam belenggu adat, ia tidak menyerah pada takdirnya. Di dalam hatinya, ia selalu merasa ada dunia yang lebih luas di luar sana. Suatu hari, saat Bambang sedang menghadiri pertemuan adat di desa tetangga, Sinta memutuskan untuk berani melangkah keluar dari batasan yang diberikan padanya.


Dengan hati yang berdebar, Sinta melarikan diri dari desa. Ia bertemu dengan seorang guru muda yang sedang melakukan penelitian tentang budaya di daerah itu. Guru itu, bernama Arjuna, merasa terinspirasi oleh keberanian dan semangat Sinta untuk melawan belenggu adat.


Arjuna dan Sinta menjelajahi dunia di luar desa. Mereka belajar tentang budaya dan tradisi dari tempat-tempat yang berbeda, serta mengalami kehidupan yang bebas. Sinta merasa bersemangat dan hidup kembali, merasakan kebebasan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.


Namun, ketika kabar tentang kepergian Sinta mencapai desa, Bambang marah besar. Ia menganggap Sinta telah menghina adat dan kehormatan keluarga mereka. Bambang bersumpah akan membawa Sinta kembali dan menghukumnya sesuai dengan hukum adat.


Sementara itu, Sinta dan Arjuna mengunjungi sebuah festival budaya yang mengagumkan. Mereka melihat keindahan dan keberagaman di dunia luar, serta menyadari bahwa adat dan tradisi bukanlah sesuatu yang harus menjadi belenggu, tetapi warisan yang berharga yang dapat dihormati dan dijalani dengan bijaksana.


Ketika Bambang tiba di festival itu, ia melihat betapa bahagianya Sinta dan bagaimana keberanian dan semangatnya telah membawa perubahan positif dalam hidupnya. Dengan hati yang lembut, Bambang menyadari bahwa belenggu adat yang ia pegang begitu erat telah membatasi putrinya dan menghalangi kemampuan Sinta untuk tumbuh dan berkontribusi pada masyarakat dengan caranya sendiri.


Bambang meminta maaf kepada Sinta dan memutuskan untuk membuka pikirannya terhadap perubahan. Ia mengambil langkah pertama dalam mendorong kebebasan dan inovasi di desanya, sambil tetap menghormati akar budaya mereka.


Dalam cerita ini, Sinta mengatasi belenggu adat dengan keberanian dan ketekunan. Ia memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya menghormati tradisi, sambil tetap membebaskan dirinya untuk mengeksplorasi dan berkembang. Cerita ini mengajarkan kita pentingnya menggabungkan kekayaan budaya dengan kesempatan untuk tumbuh dan mengubah diri, menciptakan masyarakat yang berakar kuat dalam nilai-nilai warisan mereka sambil memberikan ruang bagi individu untuk mengejar jalan mereka sendiri.

LITERASI AL- QURAN

SMK Negeri 7 Mataram

Menggelar Kegiatan Literasi Quran Setiap Pagi



21 Mei 2023


SMK Negeri 7 Mataram, sebuah lembaga pendidikan menengah kejuruan di Kota Mataram, NTB, telah melaksanakan kegiatan literasi Al-Quran yang diadakan setiap pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Al-Quran, serta mengkultivasi nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan dalam diri mereka.


Kegiatan literasi Al-Quran di SMK Negeri 7 Mataram ini menjadi rutinitas yang dijalankan setiap pagi sebelum memulai jam pelajaran. Seluruh siswa dari berbagai jurusan dan tingkat kelas berkumpul di aula sekolah untuk membaca dan mempelajari Al-Quran. Kegiatan ini dipandu oleh guru agama dan pendidikan agama yang berkompeten dalam bidang tersebut.


Selama sesi literasi Al-Quran, para siswa diajak untuk membaca Al-Quran dengan tajwid yang baik dan memahami makna serta pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Mereka juga diberikan penjelasan tentang konteks sejarah dan relevansi ayat-ayat Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.


Selain membaca Al-Quran, kegiatan ini juga melibatkan diskusi kelompok tentang tema-tema yang diambil dari ayat-ayat Al-Quran tersebut. Diskusi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling bertukar pendapat dan memperluas pemahaman mereka tentang pesan-pesan keagamaan dan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Al-Quran.


Kegiatan literasi Al-Quran di SMK Negeri 7 Mataram juga melibatkan siswa dalam menghafal surah-surah pendek dan memperbaiki bacaan mereka secara individu. Guru-guru agama memberikan bimbingan dan dukungan kepada siswa-siswa dalam proses penghafalan dan perbaikan tajwid mereka.


Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Mataram, Bapak M. Zulkarnain, SE,MM menyatakan kebanggaannya terhadap implementasi kegiatan literasi Al-Quran ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga membantu dalam membentuk karakter mereka yang kuat dan memiliki kebangsaan yang tinggi.


Diharapkan bahwa kegiatan literasi Al-Quran yang diadakan setiap pagi di SMK Negeri 7 Mataram dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang positif bagi siswa. Melalui pemahaman yang mendalam tentang Al-Quran, siswa diharapkan dapat menjadi individu yang memiliki kekuatan spiritual dan kebangsaan yang kokoh, serta mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Jumat, 12 Mei 2023

Coretan...Hadapi Orang Sombong

 Hadapi Orang Sombong



Bagaimana menghadapi orang sombong ?


Menghadapi orang sombong dapat menjadi tantangan, tetapi ada beberapa strategi yang bisa Anda coba untuk menjaga keseimbangan dan memperlakukan mereka dengan bijaksana. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin membantu:


  1. Jaga emosi Anda: Orang sombong seringkali berusaha memancing reaksi emosional dari orang lain. Jaga ketenangan Anda dan hindari terlibat dalam perdebatan atau konflik yang tidak produktif. Tetaplah tenang dan berbicara dengan suara yang tenang.


  1. Jadilah percaya diri: Orang sombong sering berusaha untuk merendahkan orang lain agar merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri. Jadilah percaya diri dan jangan biarkan kata-kata mereka merusak harga diri Anda. Ingatlah nilai-nilai Anda dan fokus pada kelebihan diri Anda sendiri.

  2. Berempati: Cobalah untuk memahami apa yang mungkin membuat orang sombong menjadi seperti itu. Beberapa orang sombong mungkin memiliki kekurangan kepercayaan diri yang dalam. Dengan berempati, Anda dapat mencoba melihat situasi dari perspektif mereka, meskipun Anda tidak setuju dengan sikap mereka.

  3. Tetap profesional: Jika Anda berurusan dengan seseorang yang sombong di lingkungan kerja, penting untuk tetap profesional. Jangan biarkan perilaku mereka mengganggu pekerjaan Anda atau mengubah cara Anda bekerja. Fokuslah pada tugas Anda dan hubungan kerja yang positif dengan rekan kerja lainnya.

  4. Hindari membalas dengan sombong: Menjadi sombong balik tidak akan memecahkan masalah. Sebaliknya, cobalah untuk tetap sopan dan berbicara dengan kebijaksanaan. Tetapkan batas yang jelas dan jangan biarkan orang sombong mengendalikan respons Anda.

  5. Cari dukungan: Bicarakan pengalaman Anda dengan orang-orang tepercaya seperti teman, keluarga, atau rekan kerja yang dapat memberikan saran dan dukungan. Mereka mungkin memiliki perspektif yang berbeda dan dapat membantu Anda menangani situasi ini dengan lebih baik.

  6. Jaga jarak bila perlu: Jika interaksi dengan orang sombong terus-menerus merugikan Anda secara emosional atau menyebabkan stres yang berlebihan, pertimbangkan untuk menjaga jarak. Ini tidak berarti Anda harus sepenuhnya menghindarinya, tetapi menetapkan batasan yang sehat dapat membantu menjaga kesejahteraan Anda.


Selalu diingat, Anda tidak dapat mengubah perilaku orang lain, tetapi Anda dapat mengendalikan cara Anda meresponnya. Tetaplah tenang, berempati, dan fokus pada diri sendiri.

Kamis, 11 Mei 2023

Kesuksesan melalui Seni

 

Kesuksesan melalui Seni


Di sebuah kota kecil yang sunyi, hiduplah seorang pemuda bernama Rian. Ia adalah seorang seniman yang penuh dengan imajinasi dan kreativitas. Setiap hari, Rian terus melukis dan menggambar di atelier kecilnya, menciptakan karya-karya indah yang menggambarkan dunia yang ia bayangkan. Namun, meskipun bakatnya yang luar biasa, Rian masih belum dikenal oleh banyak orang di kota tersebut.


Suatu hari, sebuah pameran seni besar diadakan di kota itu. Rian merasa ini adalah kesempatan emas untuk memperlihatkan karya-karyanya kepada publik yang lebih luas. Dengan penuh semangat, ia memilih beberapa lukisannya yang paling ia banggakan dan menyiapkan semuanya dengan baik. Namun, ketika ia tiba di pameran, hatinya hancur karena karya-karyanya tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari para pengunjung.


Rian merasa putus asa, tetapi kemudian ia melihat seorang wanita muda berjalan mendekatinya. Wanita itu memperhatikan dengan seksama setiap detail di lukisan-lukisannya. Rian terkejut dan senang mendapat penghargaan dari seseorang yang sepertinya benar-benar menghargai karya seninya. Wanita itu kemudian memperkenalkan diri sebagai Mia, seorang kurator seni terkenal. Ia terkesan dengan bakat Rian dan tertarik untuk memperkenalkan karya-karyanya kepada para kolektor seni yang lain. Dari situlah, Rian menemukan pengakuan yang selama ini ia cari dan karir seninya mulai melejit, menghantarkannya ke puncak kesuksesan dalam dunia seni.

Kenangan

DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM KEPALA SEKOLAH

ON THE JOB TRAINING (OJT) PAPARAN 4 Kementerian Pendidikan  Dasar dan Menengah • IN-SERVICE TRAINING 2 14-17 November 2025 Materi Umum (4 JP...