Sabtu, 29 November 2025

DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM KEPALA SEKOLAH

ON THE JOB TRAINING (OJT)

PAPARAN 4

Kementerian Pendidikan

 Dasar dan Menengah

• IN-SERVICE TRAINING 2

14-17 November 2025





Materi Umum (4 JP)
1. Kebijakan Daerah
Materi ini membekali peserta dengan pemahaman terhadap arah, kebijakan, dan prioritas pendidikan di tingkat daerah. Peserta diharapkan dapat menyelaraskan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan kebijakan pendidikan lokal agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan satuan pendidikan.
2. Orientasi Kegiatan
Peserta diperkenalkan pada tujuan, struktur, dan mekanisme pelaksanaan program pelatihan. Bagian ini membantu memastikan semua peserta memahami alur kegiatan, sistem penilaian, serta hasil akhir yang diharapkan dari proses pelatihan.

Materi Inti (203 JP)

Materi inti merupakan bagian terpenting dari pelatihan yang berfokus pada peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional pendidik untuk mewujudkan pembelajaran mendalam dan bermakna.
1. Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset) dalam Pembelajaran Mendalam
Peserta belajar bagaimana mengembangkan pola pikir bertumbuh, baik untuk diri sendiri maupun peserta didik. Materi ini menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap tantangan, kegigihan dalam belajar, dan keyakinan bahwa kemampuan dapat ditingkatkan melalui usaha dan refleksi berkelanjutan.
2. Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam
Materi ini menjelaskan prinsip dasar, komponen, dan indikator pembelajaran mendalam. Guru dilatih untuk merancang proses belajar yang tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir kritis dan kreatif siswa.
3. Prinsip dan Pengalaman Belajar
Peserta merefleksikan pengalaman belajar mereka sendiri serta mengidentifikasi prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif. Pendekatan ini mendorong pembelajaran berbasis pengalaman dan penerapan teori ke dalam praktik nyata.
4. Asesmen dalam Pembelajaran Mendalam
Materi ini mengajarkan bagaimana menyusun, melaksanakan, dan menganalisis asesmen yang mendorong pembelajaran mendalam. Peserta belajar menilai tidak hanya hasil belajar, tetapi juga proses dan keterampilan berpikir peserta didik.
5. Perencanaan Pembelajaran
Peserta mengembangkan kemampuan menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur, fleksibel, dan kontekstual. Perencanaan ini mencakup tujuan, strategi, media, serta penilaian yang relevan dengan karakteristik peserta didik.
6. Implementasi dan Refleksi Pembelajaran Mendalam
Tahap ini berfokus pada praktik nyata penerapan pembelajaran mendalam di kelas, dilanjutkan dengan refleksi terhadap efektivitas pelaksanaan serta dampaknya pada peserta didik.
7. Inkuiri Kolaboratif
Peserta melakukan kegiatan inkuiri atau penelitian sederhana secara kolaboratif untuk menemukan solusi atas tantangan pembelajaran. Pendekatan ini menumbuhkan budaya belajar berkelanjutan dan kerja sama antarpendidik.

Materi Penunjang (5 JP)

1. Rencana Tindak Lanjut
Peserta menyusun rencana konkret penerapan hasil pelatihan di lingkungan kerja masing-masing agar pembelajaran yang diperoleh berkelanjutan.
2. Evaluasi dan Refleksi
Peserta melakukan evaluasi terhadap seluruh proses pelatihan, baik dari sisi capaian individu maupun efektivitas kegiatan, serta merefleksikan pembelajaran yang diperoleh.
3. Asesmen Awal dan Asesmen Akhir
Materi ini melibatkan penilaian kemampuan awal dan akhir peserta untuk mengukur peningkatan kompetensi dan efektivitas program pelatihan.

Kesimpulan Umum

Program pelatihan dengan total 212 JP ini dirancang secara komprehensif untuk memperkuat kompetensi pendidik melalui penguasaan konsep, penerapan praktik reflektif, dan pengembangan pola pikir bertumbuh. Kombinasi antara materi asinkron, tatap muka (IN), dan daring (ON) memungkinkan fleksibilitas belajar yang seimbang antara teori dan praktik.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenangan

DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM KEPALA SEKOLAH

ON THE JOB TRAINING (OJT) PAPARAN 4 Kementerian Pendidikan  Dasar dan Menengah • IN-SERVICE TRAINING 2 14-17 November 2025 Materi Umum (4 JP...