Kamis, 31 Maret 2022

Pentigraf DURHAKA

 Pentigraf

DURHAKA

Ridhan Hadi


Ustaz Ahmad adalah orang yang sangat dikenal baik di kampungnya, dia selalu pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat berjamaah. menghandle acara keagamaan, Memberikan ceramah kepada jamaah masjid, dan kadang mengisi khotbah di kampung sebelah. Namun jauh berbeda dengan istrinya. Dia malah jadi tukang gosip dan biang keributan di kampung. Dia sama sekali tidak menjaga marwah suaminya sebagai seorang Ustaz. Berulang kali diberi peringatan agar tidak mengerjakan keburukan lagi. Namun hasilnya nihil, Ustaz Ahmad malah menjadi sasaran cacian dan makian. 


Ustaz Ahmad sebenarnya sudah bosan dengan tingkah istrinya itu, disamping sering ngomel, membantah, jarang sholat, sumpah palsu dan senang sekali bergosip. Istrinya juga sering komentar miring bahkan mencibir Ustaz Ahmad. Dari masalah selalu sholat di masjid padahal ada rumah untuk sholat, ceramahi diri sendiri dulu baru ceramahi orang. sampai harta yang tak bisa bertambah. Menjadi bahan gosip istrinya di emperan rumah tetangga. 


Istrinya juga tidak pernah mau mengalah. Harus Ustaz Ahmad yang legowo menerima logika yang tidak masuk akal dari istrinya itu. Ayat dan Hadits sepertinya tak mempan baginya. Sungguh berat ujian Ustaz Ahmad. Begitu cerita tetangganya tadi sore selepas beliau dimakamkan. Ustaz Ahmad meninggal tadi malam di rumahnya. Kabarnya terkena serangan jantung dan hipertensi. 


Senin, 28 Maret 2022

Pentigraf SUARA KAKI SIAPA?

 

Pentigraf

SUARA KAKI SIAPA?

Ridhan Hadi


Saat itu suasananya begitu mencekam. Tak banyak yang bisa selamat. Mayat bergelimpangan dimana-mana. Bau amis darah tercium begitu tajam. Hanya mereka berdua saja yang berhasil lolos, tak ada yang lain. Mereka terus mencari tempat persembunyian. Berharap bisa selamat dari kejaran musuh. 


Persenjataan mereka sudah menipis, tenaga mereka sudah hampir habis. Mereka bersembunyi di balik gedung tua yang hampir roboh. Merencanakan strategi bagaimana mendapatkan tambahan amunisi kembali. Jika harus ke luar, mereka pasti diserang. Posisi mereka sudah berada dalam kepungan musuh. Tampaknya tinggal menunggu ajal.


Terdengar suara kaki melangkah mendekati ruangan tempat mereka bersembunyi. Prak..!!! suara pukulan itu tepat kena di kepala Andi. "Cepat bangun berangkat pergi Les baca Quran. Ustadzmu sudah menunggu" kata ibunya menghentikan Andi main game Free Fire dari tiga jam yang lalu.



Minggu, 27 Maret 2022

Pentigraf "BAU JIN DATANG"

 

Pentigraf

BAU JIN DATANG

Ridhan Hadi


Mbah Tenyom adalah seorang dukun sakti. Dia sering diminta untuk menyelesaikan berbagai masalah. Dari masalah pribadi, jodoh, keluarga dan usaha. Mbah Tenyom menyelesaikannya dengan cara gaib. Menurut mereka Mbah Tenyom dapat mendatangkan makhluk halus melalui boneka batok kelapanya. Jika bau menyengat sudah datang boneka itu bergerak dan terbang sendiri. Hal ini sudah menjadi rahasia umum dimasyarakat.


Namun tidak dengan sekelompok pemuda yang sering nongkrong di pos ronda. Mereka tidak percaya jika belum melihat dengan mata kepala sendiri. Tentu ini membuat mbah Tenyom Jengkel dan ingin memberikan pelajaran kepada mereka.


Malam Jum'at kliwon Mbah Tenyom mengumpulkan para pemuda itu di ruangan khusus milik mbah Tenyom. Di dalamnya sudah lengkap sesajen, asap kemenyan yang mengepul dan tidak ketinggalan boneka batok Kelapanya. Mulut mbah Tenyom mulai komat kamit membaca mantra. Para pemuda itu mulai merasakan aura yang berbeda. Mereka sudah mulai gusar dan tak bisa tertawa. Tidak lama berselang tercium bau busuk memenuhi ruangan. Pertanda bau jin sudah datang. Mbah tenyom sedikit bingung, biasanya butuh waktu setengah jam baca mantra baru jinnya datang. Joni kepercayaan Mbah Tenyom mendekati sang dukun dan membisikkan sesuatu. Terlihat mimik muka sang dukun berubah. Dia melotot kepada para pemuda dan sambil berteriak "Siapa yang kentuut..!!!" Seorang pemuda menyahut dari belakang. Si Mamat yang kentut, Mbah.., Dia ketakutan" katanya menjawab teriakan mbah dukun.

Sabtu, 26 Maret 2022

Kenangan di SURABAYA dan MALANG

 

Kenangan di SURABAYA dan MALANG



Stasiun Kereta Kota Malang













Bukit Paralayang





















Masjid Agung Kota Malang
terlihat jelas dari Alun-alun kota Malang.






Kampung  Pelangi
Malang





Bangunan Bersejarah Hotel Yamato para pejuang berhasil mengibarkan bendera Merah putih dengan merobek warna biru pada bendera belanda.


Alun-alun kota Surabaya



Kota Surabaya




Jalan Tunjungan.
Jalan bersejarah kota Surabaya. di jalan ini masih tetap di bunyikan lagu penyemangat dalam merebut kemerdekaan. 


































Kenangan

DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM KEPALA SEKOLAH

ON THE JOB TRAINING (OJT) PAPARAN 4 Kementerian Pendidikan  Dasar dan Menengah • IN-SERVICE TRAINING 2 14-17 November 2025 Materi Umum (4 JP...