Sabtu, 29 November 2025

BIMTEK SMARTBOARD IFD

BIMTEK SMART BOARD IFP

Astoria Hotel Lombok
Ridhan Hadi, M. Pd

27-29 November 2025



A. TUJUAN PELAKSANAAN BIMTEK

Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Smart Board Interactive Flat Panel (IFP) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis digital yang mendukung pembelajaran abad 21.

Adapun tujuan khusus Bimtek ini meliputi:
1. Meningkatkan Kompetensi Digital Pendidik
Peserta diharapkan memahami fungsi, fitur, dan cara kerja Smart Board IFP sebagai perangkat pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
2. Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran
Guru didorong untuk memanfaatkan Smart Board sebagai media pembelajaran modern yang mengintegrasikan teks, gambar, video, internet, dan aplikasi pembelajaran dalam satu perangkat.
3. Mendukung Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Smart Board digunakan sebagai media pendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kreatif sehingga dapat memperdalam pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran.
4. Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan
Dengan penguasaan Smart Board, proses pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif, dan efisien sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
5. Mempersiapkan Guru Menghadapi Era Digitalisasi Pendidikan
Peserta dibekali keterampilan teknologi pendidikan yang relevan dengan kebijakan transformasi digital dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah.

B. PROSES PELAKSANAAN BIMTEK SELAMA 3 HARI
Pelaksanaan Bimtek berlangsung secara bertahap dan sistematis selama tiga hari dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung (hands-on). 

HARI PERTAMA:
Pengenalan Smart Board IFP dan Dasar Pengoperasian
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pembekalan teori dasar dan pengenalan perangkat.
Kegiatan utama meliputi:
Pembukaan dan sambutan penyelenggara
Pengenalan konsep Smart Board dan fungsinya dalam pembelajaran
Memahami bagian-bagian Smart Board IFP
Cara menghidupkan dan mengoperasikan Smart Board
Pengenalan fitur utama: touch screen, whiteboard digital, screen sharing
Simulasi penggunaan dasar oleh instruktur
Diskusi dan tanya jawab
Hasil yang diharapkan:
Peserta mampu mengoperasikan Smart Board IFP secara mandiri dalam fungsi dasar. 

HARI KEDUA:
Pemanfaatan Smart Board dalam Pembelajaran Interaktif
Pada hari kedua, peserta mulai diarahkan untuk pemanfaatan Smart Board dalam proses pembelajaran nyata.
Kegiatan utama meliputi:
Pengenalan aplikasi pembelajaran dalam Smart Board
Penggunaan fitur multimedia (video, audio, dan gambar)
Integrasi dengan laptop dan smartphone melalui screen mirroring
Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar
Praktik menyusun materi ajar berbasis Smart Board
Simulasi kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan Smart Board
Hasil yang diharapkan:
Peserta mampu membuat materi pembelajaran interaktif berbasis Smart Board. 

HARI KETIGA:
Praktik Mandiri, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Hari terakhir difokuskan pada praktik berkelanjutan dan evaluasi kemampuan peserta.
Kegiatan utama meliputi:
Praktik mandiri oleh peserta
Presentasi hasil praktik
Evaluasi oleh instruktur
Pemberian umpan balik
Diskusi kendala dan solusi di lapangan
Penyusunan rencana tindak lanjut (RTL)
Penutupan kegiatan
Hasil yang diharapkan:
Peserta siap menerapkan Smart Board dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

C. METODE PELAKSANAAN

Metode yang digunakan dalam Bimtek ini adalah:
Ceramah interaktif
Demonstrasi langsung
Praktik individu
Diskusi kelompok
Presentasi hasil peserta
Pendampingan instruktur

D. OUTPUT KEGIATAN
Bimtek ini diharapkan menghasilkan:
Guru terampil mengoperasikan Smart Board
Materi ajar digital berbasis Smart Board
Rencana tindak lanjut penerapan di sekolah
Peningkatan kualitas pembelajaran
Terbentuknya komunitas praktik guru berbasis digital. 
E. KESIMPULAN
Bimtek Smart Board IFP selama tiga hari di Astoria Hotel Lombok merupakan kegiatan strategis dalam mendukung transformasi digital pendidikan. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya dikenalkan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas secara nyata.








































 

Selasa, 03 September 2024

REVITALISASI MGMP SMA/SMK/SLB TAHUN 2024

 REVITALISASI MGMP SMA/SMK/SLB TAHUN 2024

Mataram, 3 September 2024

Ridhan Hadi, S.Pd











A. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah mengadakan kegiatan Revitalisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru serta konselor dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar. Oleh karena itu, guru dan konselor perlu dibekali dengan kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman.

B. Tujuan Kegiatan

  1. Meningkatkan kompetensi profesional guru dan konselor dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
  2. Meningkatkan kemampuan guru dan konselor dalam penerapan strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
  3. Memperkuat kolaborasi dan komunikasi antar guru dan konselor dalam pengembangan materi pembelajaran dan konseling.
  4. Meningkatkan pemahaman guru dan konselor terhadap konsep pendidikan inklusif dan bagaimana mengimplementasikannya.

C. Pelaksanaan Kegiatan

  1. Hari/Tanggal: Senin - Rabu 2 – 4  September 2024
  2. Tempat: Hotel Puri Saron
  3. Peserta: 80 Orang Ketua MGMP/ MGBK SMA, SMK, dan SLB di NTB
  4. Narasumber:
    • Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd. (Kepala Dinas DIKBUD NTB)
    • Tim GTK Dinas DIKBUD Provinsi Nusa Tenggara Barat
D. Rangkaian Kegiatan






F. Kesimpulan dan Rekomendasi

Kegiatan Revitalisasi MGMP/MGBK SMA/SMK/SLB tahun 2024 berhasil dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Disarankan untuk melanjutkan kegiatan serupa di masa depan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan materi yang lebih bervariasi. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi hasil revitalisasi di sekolah masing-masing.

Mataram, 3 September 2024



Ridhan Hadi, S.Pd






Sabtu, 21 Oktober 2023

AKHIRNYA

Akhirny

     Ya dia memang anak yang dulu tidak mau diatur setiap apa yang dia inginkan harus dipenuhi, bahkan dia berani melawan orang tuanya. Berkata kasar kepadanya mengumpat dan sampai kepada mencaci maki orang tua jika ada keinginan-keinginannya yang tidak dipenuhi.

       Kehidupannya begitu mudah. Apapun yang dia inginkan selalu dilayani bak raja. Tidak ada yang berani melarangnya bahkan melirik pun tak ada. Bahkan dia bebas memalak siapapun yang dia temui di jalan, jika ada yang melawan sudah bisa dipastikan Puskesmas atau Rumah tempat terbaringnya.

     Dia sudah menyakiti begitu banyak orang. Kasusnya begitu banyak sampai tak terhitung. Pernah dia berkelahi dengan tetangganya, dia menghantamkan balok kayu ke seluruh tubuh tetangganya dengan sadis, setelah babak belur dan patah tulang baru dia hentikan aksinya, lalu yang terakhir tadi malam ketika menjelang sholat isya. Dia mengancam akan membunuh kakek tua ustad penjaga masjid karena ditegur agar tidak ribut dan minum-minuman keras di emperan masjid.  

     Namun itu ketika sebelum tabrakan maut menghancurkan tubuhnya, dan sekarang membuat saya bingung harus menggali kubur di bagian mana setiap lima puluh Senti terhalang batu besar padahal, sudah hampir sepuluh tempat sudah dicoba. Kata Pak Suritna penggali kubur pemakaman umum Desa Katen.




Kenangan

DIKLAT PEMBELAJARAN MENDALAM KEPALA SEKOLAH

ON THE JOB TRAINING (OJT) PAPARAN 4 Kementerian Pendidikan  Dasar dan Menengah • IN-SERVICE TRAINING 2 14-17 November 2025 Materi Umum (4 JP...